Karya By Nahlunnisa
Ketika umur jagung menyapa..
Aku bingung tiada terkira
Sebayaku berkata
Hidup itu cuma sekali, Nikmati saja Muda foya-foya, tua kaya
raya, mati masuk surga..
Wah senang rasanya jika itu terjadi
Tapi itu tak pernah terjadi..
Ada saja masalah menghampiri tanpa permisi..
Ditambah lagi tayangan televisi semakin menjebak generasi..
Pada pola pikir yang sempit..
Pada pacaran atau geng-gengan..
Ditambah media sosial lainnya yang menghadirkan jutaan informasi
rayuan
Untuk memberatkan langkahku pada islam
Sedangkan islam adalah din tanpa keraguan
Mencetak mush'ab bin umair yg santun pada orangtua Ali bin
Abu Thalib yang cerdas Aisyah binti abu bakar, zaid bin tsabit, dan banyak
lainnya..
Pemuda islam, yg dengan Islamlah mereka mulia..
Lalu dalam lingkaran kajian aku berpikir lama..
Mencoba memahami setiap detik beriring nasihat-nasihat
ruhiyah untuk ku renungi..
Lalu ku akui, Aku manusia, muda..
Dengan semangat yg masih mengigit..
Dengan tekad yg masih bulat..
Dengan kesadaran yg masih penuh..
Aku bangkit untuk masa depanku..
Orang bilang, Manfaatkanlah masa mudamu, sebelum masa
tuamu..
Sedang kita manusia yg lemah, terbatas..
Butuh sering mengkaji untuk memahami
Biar kupenuhi semua syaratnya..
Asalkan mudaku bermakna..
Agar surga yg dijanjikan-Nya semakin nyata..
Tanpa tapi aku beranjak..
Karena ku mau bahagia sebelum jantung berhenti berdetak
Mencetak jutaan prestasi semasa muda
Bangkit dari rasa cemas lalu melukiskan namaku di jutaan
penghargaan
Terlebih lagi, untuk membuktikan bahwa aku layak menjadi
hamba yg dicintai-Nya
Tanpa nanti aku beregas..
Merapatkan diri pada kajian islam
Memahami lebih banyak petunjuk-Nya
Mengamalkan satu-persatu aturan-Nya
Melangkah pasti, Karena masa muda, tak kan terjadi dua kali
Sebelum penyesalan menghampiri
Aku akan bahagia bersama Islam

0 komentar:
Posting Komentar